Skip to main content

Selamat Menjadi Dewasa, Kamu!

Dulu aku pernah bermimpi
menjadi seorang komikus di usia 17 tahun.
Setelah menginjak usia 17 tahun
aku kembali bermimpi
mewujudkan impian sebelum tahun berakhir.

Tapi kini angka 18 sudah berlalu
dan aku mengapung dalam laut harapan
yang hanya imaji.

Aku terombang-ambing
dalam idealisme yang mulai hanyut
diterpa badai kenestapaan.

Kenyataan tak seburuk itu,
tapi aku jatuh dengan mudahnya dalam sendu.
Selalu merana.
Tanpa sebab pasti.

Ke mana perginya sosok yang penuh mimpi dan tawa?
Yang memandang dunia dalam cahaya optimistik?

Segala potensi hanya potensi.
Tanpa kepercayaan dan asa.

Sembilan belas.
Kau tak boleh memelas.

Buatlah jiwamu terpana
akan cahaya cinta
yang terpancar di udara.

Sinari sanubari
dan hilangkan sedih
akan esok hari.

Sembilan belas.
Kumohon, buat dirimu berbesar hati
di hari yang menanti,
20.

Semoga Tuhan merahmati.

Kutunggu kau satu masa lagi.

Berjuanglah, aku mencintaimu!

Saskia Zahra Huwaida.
Bandung, 21 Maret 2018

Comments

Popular posts from this blog

Untuk Sahabat

Mungkin sudah 3 tahun lamanya aku tidak merasakan kasih dari seorang sahabat yang teramat kusayangi. Keceriaan, kehangatan yang selalu terpancar darimu setiap kali kau tersenyum, tertawa. Canda-tawa, hari-hari yang kita lalui bersama. Ketentraman yang terkadang merasuk ke dalam jiwa saat berada di sampingmu. Aku benar-benar merindukannya. Masih ingatkah dirimu akan kenangan kita bertahun-tahun yang lalu? Saat kita membuat bangau dari kertas-ketas lipat? Di ruangan itu, dengan seorang pemandu, kita membuat bangau kita masing-masing. Kau dengan mudah dapat membuatnya, namun kurasa saat itu aku gagal. Namun tak apa, hal itu telah membuatku senang. Masih adakah memori yang melekat tentang hujan di masa lalu? Jujur aku sangat menyukainya. Mengapungkan kapal-kapal kertas ataupun bunga-bunga mangkok di bak pasir yang tergenang air, berharap seluruh permohonan kita terkabul. Meski aku tak lagi mengingat namanya sebagaimana yang pernah kau katakana padak, dia tak mengingat akan sos...

Gambar: 2016-2017

Dulu aku berpikir telah bisa menggambar dengan baik. Kukira aku akan menjadi seorang ilustrator yang terkenal dan sukses. Tapi aku salah besar. Gambarku tidak spesial, mereka biasa saja.  Tapi aku bersyukur akhirnya aku menyadari hal itu sehingga aku bisa menundukkan diri dan memulai semua dari awal.